PRD Galang Gerakan Pasal 33

BANDARLAMPUNG – Puluhan aktivis Partai Rakyat Demokratik (PRD) membagikan selebaran tentang ’’Gerakan Pasal 33’’ kepada masyarakat di sejumlah pasar tradisional kemarin (20/7). Aksi ini mendapat simpatik masyarakat.

Diketahui, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah mengamanatkan kesejahteraan sosial pada pasal 33. Ayat 1 menyebutkan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Ayat 2: Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Ayat (3): Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

’’Sasaran propaganda kami adalah rakyat banyak. Merekalah yang paling berkepentingan terhadap gerakan pasal 33 ini,’’ ujar Deputi Politik KPW PRD Lampung Rakhmat Husein D.C. usai menghadiri Dialog Seputar Kita di Studio Radar TV kemarin (20/7).

Kenapa mereka memilih pasar? Rakhmat mengungkapkan, pasar merupakan tempat berkumpulnya rakyat banyak dan sekaligus simbol dari ekonomi rakyat. ’’Pasar tradisional adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Dengan begini, kami mau tunjukkan bahwa gerakan pasal 33 adalah untuk mengembalikan demokrasi ekonomi ke tangan rakyat,’’ ujarnya.

Aksi pembagian selebaran ini dilakukan secara beriringan dari Pasar Tengah hingga Pasar Bambu Kuning, Bandarlampung. Pembagian selebaran mendapat respons luas dari masyarakat. Menurut rencana, PRD Lampung akan menggelar aksi peluncuran ’’Gerakan Pasal 33’’ pada Jumat (22/7). Aksi ini akan mendapat dukungan dari berbagai organisasi mahasiswa, serikat rakyat miskin, buruh, dan serikat petani. Juga beberapa elemen masyarakat lainnya.

Aktivis sosial ini memaparkan, kondisi alam Indonesia harus dikelola dan didistribusikan untuk kesejahteraan rakyat. Yang terjadi selama ini, SDA yang ada di bumi pertiwi belum sepenuhnya dikelola untuk kemakmuran rakyat.

’’Buktinya, berbagai program penanggulangan kemiskinan, seperti PNPM, Pamsimas, KUR, dan raskin, di mana dari program itu, kemiskinan terlihat merata di seluruh daerah di Indonesia yang gemah ripah loh jinawi ini,’’ ungkapnya.

Karena itu, PRD mengusulkan proposal politik menegakkan kembali cita-cita kolektif bangsa yang sudah digagas para pendiri bangsa, yaitu pasal 33 UUD 1945 yang disahkan pada masa awal kemerdekaan.

’’Nah, selain mengajak masyarakat Indonesia, khususnya di Lampung, untuk membangun Gerakan Pasal 33, aksi deklarasi nantinya juga sekaligus perayaan hari jadi PRD Ke-15,’’ bebernya. (ful/c2/niz)

Sumber: Radar Lampung, 21 Juli 2011

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam. Wajib Dijawab! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.