Ziarah Kebangsaan Ke Makam Bung Karno

Ziarah Kebangsaan ke Makam Bung Karno

Bertepatan dengan peringatan Hari Lahirnya yang ke-22, Partai Rakyat Demokratik (PRD) menggelar ziarah kebangsaan ke Makam Bung Karno di Blitar, Jawa Timur, Minggu (22/7/2018).

Kegiatan yang melibatkan ratusan kader dan simpatisan PRD ini dimulai dengan melakukan refleksi kebangsaan di halaman kompleks Makam Bung Karno.

Ketua Umum PRD Agus Jabo Priyono menyampaikan tiga pelajaran penting yang patut diwarisi dari Bung Karno.

“Yang pertama, dari muda hingga masa tuanya mengabdikan seluruh hidupnya untuk pembebasan bangsa dan tanah air,” kata Agus.

Yang kedua, lanjut dia, Bung Karno mewariskan konsep, teori dan ajaran yang menjadi bintang arah bagi perjuangan bangsa Indonesia.

“Pancasila, salah satu warisan Sukarno, digali dari dalam bumi dan sejarah masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Yang terakhir, Agus menyebut Bung Karno sebagai seorang tokoh pejuang yang konsisten dengan keyakinannya.

“Dari muda hingga tua, dia konsisten dengan keyakinannya. Bahkan ditumbangkan karena keyakinannya itu,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menyoroti beberapa perkembangan politik dan ekonomi di tanah air. Mulai dari persoalan polarisasi politik yang mengeras jadi gontok-gontokan, yang mengancam kesatuan bangsa.

Dia juga menyinggung ketimpangan ekonomi yang berpotensi memecahkan bangsa ini. Haluan ekonomi liberal, yang mendominasi kebijakan ekonomi Indonesia setengah abad ini, berkontribusi atas melebarnya ketimpangan ekonomi.

“Karena itu, PRD menyerukan agar ada perubahan haluan ekonomi, dari liberal-kapitalistik menjadi ekonomi Pancasila, gotong-royong,” tegasnya.

Terakhir, Agus menegaskan bahwa PRD akan terus berjuang untuk memperjuangkan terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur.

“Mari, Bung, mari kita bumikan Pancasila yang benar, yang berdasarkan gotong-royong,” tandasnya.

Usai refleksi, ratusan anggota PRD ini memanjatkan doa di dekat pusara Bung Karno.

Selain berziarah ke makam Bung Karno, ratusan anggota PRD ini juga mengunjungi Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno sewaktu masih di Blitar.

Di Istana Gebang, kader dan simpatisan PRD juga menggelar “syukuran” untuk memperingati 22 tahun deklarasi partai berlambang bintang dan gerigi ini.

 

Sumber: http://www.berdikarionline.com/di-makam-bung-karno-ketum-prd-ada-3-hal-yang-bisa-kita-ambil-dari-bung-karno/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam. Wajib Dijawab! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.