Ratusan Warga di Surabaya Tolak Impor Beras

JawaPos.com – Ratusan warga menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Timur (Jatim), Surabaya, Selasa (23/1). Massa berasal dari gabungan mahasiswa, forum rakyat miskin kota, dan Partai Rakyat Demokratik (PRD). Aksi mereka untuk menyuarakan penolakan rencana impor beras.

Ketua Komite Pimpinan Wilayah PRD Jatim Hermawan mengatakan, kenaikan harga kebutuhan pokok tidak harus di atasi dengan impor. Justru impor beras malah menjadi penyebab naiknya harga pokok. Upaya pemerintah menurunkan harga pokok dengan mengikuti sistem harga di pasaran juga diklaim menjadi penyebab kenaikan harga.

“Sehingga kontrol pemerintah menjadi minim untuk menjaga gejolak harga kebutuhan pokok,” kata Hermawan saat ditemui di depan Kantor Gubernur Jatim.

Ia menilai, impor beras malah menambah masalah baru. Yakni, berdampak pada harga gabah yang sebentar lagi dipanen petani. “Jadi kami menuntut agar pemerintah segera melakukan langkah yang sistematis dan strategis untuk menurunkan harga kebutuhan pokok dan menutup impor beras,” tukas Hermawan.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim Imam menyatakan akan menampung aspirasi pengunjung rasa. Selanjutnya, aspirasi disampaikan kepada Gubernur Jatim Soekarwo. “Belum ada solusi. Tapi akan kami sampaikan ke pak gubernur,” ucap Imam.

Dari Kantor Gubernur Jatim, massa pengunjuk rasa melakukan long march hingga Gedung Grahadi. Pendemo juga sempat melakukan aksi teatrikal membasuh wajah dengan segenggam beras.

Sumber: https://www.jawapos.com/read/2018/01/23/183411/ratusan-warga-di-surabaya-tolak-impor-beras

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam. Wajib Dijawab! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.