Pemprov Apresiasi Program PRD Dukung Industrialisasi

Ketua KPW PRD Sulteng (baju putih) saat melakukan audience dengan gubernur Sulteng Longki Djanggola. [Foto; IST]
Ketua KPW PRD Sulteng (baju putih) saat melakukan audience dengan gubernur Sulteng Longki Djanggola. [Foto; IST]
Palu, Jurnalsulteng.com- Ketua Komite Wilayah (KPW) Partai Rakyat Demokratik (PRD) Sulawesi Tengah, Adi Prianto, SH mengatakan, PRD mendukung adanya industrialisasi di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Hal tersebut dikatakan saat melakukan audience dengan Gubernur Sulteng, Drs H.Longki Djanggola, M.Si di Kantor Gubernur Sulteng, Selasa (30/06/2015).

Menurutnya, ini sangat penting untuk menyerap tenaga kerja di Sulteng agar nanti angkatan kerja di daerah ini tidak desak-desakan mendaftar menjadi honorer atau menjadi CPNS. “Saya berpendapat, Kota Palu dan Kabupaten Morowali menjadi market industrilasasi yang sementara digagas oleh pemerintahan provinsi,” ujarnya yang didampingi salah seorang pengurus KPW PRD Sulteng, Rival.

Dalam Audience dengan gubernur kali ini, aktivis yang akrab disapa Ton ini membawa tema Pembangunan Ekonomi Sulawesi Tengah yang Berjiwa Trisakti untuk Masyarakat Adil dan Makmur.

Menurut Ton sapaan akrab Adi Prianto, rumusan program tersebut adalah manifestasi analisa PRD terkait pertumbuhan ekonomi Sulteng yang didominasi oleh Penananman Modal Asing (PMA), pertumbuhan ini selaras dengan hasil yang terbaru diumumkan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah.

Kedepan lanjut Ton, PRD ingin menjadi bagian pendorong pembangunan di Sulteng demi kepentingan masyarakat luas dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi Pemprov.

“Dengan mendorong program tersebut bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di Sulteng sehingga menjadi lebih sejahtera,” katanya.

Ia menambahkan, audience yang dilakukannya ini juga untuk memberikan klarifikasi, dimana saat ini PRD dinilai terlibat dalam pengemasan issue Sulawesi Timur.

“Saya mengklarifikasi mengenai issue bersiliweran bahwa PRD sedang melakukan penyerangan-penyerangan terbuka, terutama di wilayah timur Sulteng, saya mau tekankan ke bapak bahwa itu bukanlah PRD, itu hanya oknum yang mengatasnamakan PRD” tegasnya.

Gubernur Longki Djanggola menyambut baik rumusan program PRD. Menurut Longki, rumusan tersebut sejalan dengan langkah pembangunan yang dilakukan Pemprov.

“Saya sangat setuju dengan sikap PRD mengenai industrialisasi, memang kita membutuhkan itu. Saya memberikan contoh Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kota Palu. Untuk memasukan investasi kesana itu sangat susah,” beber Longki sembari menyayangkan masih adanya adanya penolakan terhadap investor oleh oknum tertentu.

“Belum ada investor sudah ada tyang menolak KEK. Contoh lain mengenai reklamasi teluk Palu, ini yang membuat saya tidak habis pikir, ini kok kenapa menjadi heboh sekali?” katanya

Padahal lanjut Longki, di daerah lain yang juga melakukan reklamasi tidak mendapat penolakan.

“Mamuju misalnya, mereka juga melakukan reklamasi, di Kabupaten Tolitoli juga melakukan reklamasi tetapi tidak heboh, sama halnya teluk Lalong di Kabupaten Banggai. Jadi seolah-olah Sulawesi Tengah ini tidak diberikan dorongan untuk maju,” ujar Longki sedikit heran.

Longki juga mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) terus berupaya mendorong dan melobi daerah indusutri di Kabupaten Morowali.
“Perusahan Itu bersamaan masuk dengan perusahaan industry turunannya, seperti industri stainless yang membuat sendok dan lain-lain,” bebernya.

Bahkan Longki sangat mengapresiasi usulan PRD mengenai politik divestasi, yang saat ini terus diupayakan Pemprov Sulteng. “Biarkan seluruh investor itu masuk dulu, baru kemudian kita atur lewat peraturan Pemprov untuk bisa melakukan divestasi, baik itu lewat Perusahaan daerah atau melalui Badan Usaha Milik Desa, agar industrialisasi sampai juga kedesa, mirip di China ada home industry. “ papar Longki.

Lebih lanjut ia mengatakan, program pembangunan ekonomi di Sulteng saat ini dan kedepan akan diarahkan kepada kemandirian dan kedaulatan agar semua rakyat dapat menikmati.

“Jadi saya mengapresiasi program PRD di Sulawesi tengah sebagaimana dokumen yang kalian serahkan kepada saya, semoga saya akan bersinergi dengan PRD” terangnya.

Longki juga menyambut baik sikap terbuka PRD yang mengklarifikasi ihwal adanya serangan issue miring oleh oknum yang mengatasnamakan PRD, dimana issue tersebut dialamatkan kepadanya secara terbuka. Dengan adanya klarifikasi dari Ketua PRD Sulteng Adi Prianto, maka sudah jelas kata Longki bahwa oknum yang melakukan serangan terbuka tersebut hanya untuk memanfaatkan situasi jelang Pilkada di Sulteng.[***]
Wartawan; Mahbub
Editor; Sutrisno

 

Sumber: http://www.jurnalsulteng.com/2015/07/pemprov-apresiasi-program-prd-dukung.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam. Wajib Dijawab! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.