Besok, PRD Gelar Seminar Pancasila dan UUD 1945 di Hotel Sahid

RMOL. Betapa terpukulnya kita sebagai bangsa Indonesia tatkala negara tercinta ini disebut negara gagal (failed state). Predikat ini diberikan sebuah lembaga asal Amerika Serikat, Fund for Peace. Mereka menempatkan Indonesia di urutan ke-63 dalam daftar negara gagal.

Alasan diatas terebut, menurut Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD), Agus Jabo, sangat masuk akal. Mengingat korupsi terus merajalela sehingga menempatkan Indonesia sebagai negara terkorup di Asia Pasifik.

Ditambah pula kekayaan alam kita habis terkuras oleh perusahaan asing dan konflik horizontal semakin merobek-robek rasa kebangsaan Indonesia.

“Kita sudah kehilangan haluan negara, kehilangan kepemimpinan nasioanal dan kehilangan dasar negara,” tegas Agus saat konfrensi pers di Cafe Phoenam, Tebet, Jakarta, Minggu (24/6)

Semua persoalan tersebut, menurut Agus, merupakan buah dari makin ditinggalkannya Pancasila sebagai jati diri oleh para penyelenggara negara. Para pemimpin gagal memberi arahan dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945. Padahal para pendiri bangsa menggunakan kedua asa tersebut untuk menjiwai penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berangkat dari inilah, PRD akan menggelar seminar nasional yang akan dihadiri oleh sekitar 800 peserta yang terdiri dari berbagai latar belakang. Tema ‘Pancasila dan UUD 1945 Sebagai Dasar Persatuan Nasional untuk Merebut Kedaulatan Bangsa’. Tema ini diyakini akan bisa menyadarkan anak bangsa bahwa negara kita sudah salah arah.

“Dari seminar nantinya akan lahirkan satu kekuatan politik untuk semua elemen, dalam merebut kembali kedaulatan nasional, tegakkan kembali kedaulatan bangsa, mengusir kekuatan jahat, neokolonialisme, dan menyadarkan para pemimpin bahwa mereka sudah jauh tinggalkan rakyat,” tegas Agus.

Menurut Agus negara sudah dalam bahaya karena rakyat sudah tidak percaya lagi pada pemimpinnya dan juga hukum. Sehingga Agus berharap seminar yang akan dilangsungkan di ruang Puri Agung Hotel Sahid, Senin besok (25/6). Acara ini akan mulai pukul 09.00 sampai 16.00 akan menekankan praktis penerapan pancasila dan UUD 1945 pada pemimpin bangsa.

“Negara sudah dijajah. Apapun resikonya, kita rebut kembali kedaulatan kita,”demikian Agus. [arp]

 

Sumber:

Rakyat Merdeka Online, Minggu 24 Juni 2012

 

Berita lainnya:

Pancasila dan UUD 1945 Hanya Jadi Slogan

Korupsi Penyebab Indonesia di Urutan 63 Negara Gagal

GNP 33 PRD Terus Perjuangkan Pancasila dan UUD 1945

PRD: Amandemen UUD 45 Picu Berbagai Persoalan Bangsa

Menuju Negara Gagal KPP-PRD Siap Mengelar Seminar Nasional

Kedaulatan Nasional Terancam, Aktivis Gelar Seminar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam. Wajib Dijawab! * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.